Menikmati Himalaya dari Darjeeling


Ada banyak cara menuju Darjeeling dari Kolkata. Kita bisa naik bus, naik pesawat ke Bardogra kemudian lanjut dengan jeep ke Darjeeling atau naik kereta dari Kolkata ke New Jailpaguri, lalu lanjut dengan jeep ke Darjeeling. Dan saya memilih melakukan perjalanan dengan kereta. Karena saya ingin sekali merasakan the real Indian experience, melakukan perjalanan dengan kereta India, dan berinteraksi dengan penduduk India selama di perjalanan. Believe it or not, saya mendapatkan sambutan hangat dari orang India selama di kereta. Dari mulai petugas kereta, teman satu kompartemen di kereta sampai penumpang dari kompartemen lainnya. Hm, keramahan yang begitu berkesan.
Kereta berangkat dari Kolkata sekitar jam 7 malam, dan sampai di New Jailpaguri pada pukul 4 pagi. Sempat culang - cileng di Stasiun sampai akhirnya saya meneruskan perjalanan ke Darjeeling dengan memakai Jeep bersama para penumpang lainnya. Ongkos naik jeep tersebut juga murah, 120 RS kira2 25 ribu perak.  Diantara penumpang jeep tersebut ada 3 orang traveler dari US, UK, dan France yang akhirnya menjadi travel mate saya selama di Darjeeling. Sampai di Darjeeling jam 7 pagi, dan langsung menyadari bahwa kota tersebut begitu indah.
Bayangkan, kota di pegunungan, dengan latar belakang pegunungan Himalaya yang begitu mempesona. Lelah karena mengarungi perjalanan selama 14 jam dari Kolkata menuju Darjeeling menjadi hilang seketika ketika mendapati begitu indahnya pemandangan disini. Subhanallah. Saya dapat hotel yang nyaman di tengah the Mall, pusat kota Darjeeling, bernama hotel Bellavue. Hotel yang dikelola oleh keluarga Tibet. Selain berlokasi di tengah kota, pemandangan dari hotel itu sangat indah, karena begitu kita membuka jendela kamar, terlihat pegunungan himalaya. Dan you know what, harganya juga murah hanya 130 ribuan semalam. Singkat kata, it’s very recommended.
Darjeeling adalah kota yang tepat untuk mencari ketenangan (well tidak berarti sepi juga ya karena kotanya cukup ramai), dan entah kenapa saya merasakan daya “magis” Himalaya yang begitu menghipnotis. Memandangi pegunungan Himalaya dengan puncak Kanchenjunga (Puncak tertinggi di India, dan no 3 tertinggi di dunia), begitu menentramkan, seriously. Karena darjeeling berada di perbatasan Nepal, Tibet dan Bhutan, penduduk disini banyak yg berasal dari Nepal (mayoritas), tibet, bhutan, selain penduduk India sendiri. Dan penduduk disana sangat ramah terhadap orang asing, keramahan yang tidak dibuat2 hanya karena menyadari bahwa Darjeeling adalah kota yg sangat bergantung pada tourism, tapi keramahan yang sangat ikhlas.
Selama di Darjeeling, saya menikmati eksplorasi keindahan Kanchenjunga secara lebih dekat dan jelas dari Tiger Hill, naik kereta uap Darjeeling Himalayan Railway (Toy Train) sambil menikmati keindahan alam pegunungan di jendela kereta, mengunjungi Tibetan refugee camp, berinteraksi dengan penduduk lokal, mengunjungi pasar disana, sekedar nongkrong menunggu sunset di the Mall, menikmati malam di resto kecil milik orang tibet bersama teman2 baru sesama traveler dari US, UK, Irlandia, Rusia, Korea dll.  Dan saya sangat menikmati itu semua. Dan 4 malam berada disana sungguh terasa begitu cepat. Ingin rasanya menambah waktu untuk lebih lama menikmati keindahan alam, keramahan penduduk dan kebersamaan para traveler disana.
Tanggal 20 Maret, saya meninggalkan Darjeeling menuju New Jailpaguri untuk kemudian naik kereta sore menuju Kolkata. Sampai di Kolkata tanggal 21 Maret pagi, ngga lama langsung ke Airport untuk menunggu beristirahat sambil menunggu flight ke KL sore harinya. Dan kemudian pulang ke Jakarta pada tanggal 22 Maret dengan penerbangan paling pagi.

No Response to "Menikmati Himalaya dari Darjeeling"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Photo Gallery